ULUWATU TOUR
Mulai Perjalanan Dalam Pukul 8.30. Trip Ini Menyuguhkan Panorama
Pantai , Beberapa Tempat Itu Meliputi : Barong Dance, Tanjung Benoa,
Pandawa Beach, GWK, Dreamland Beach, Padang-Padang Beach, Uluwatu Temple
+ Monky Forest + Kecak Dance, Dinner Jimbaran, Shopping Kuta Area(bali
brasco, agung bali, krisna) Balik Hotel..
1. Barong Dance.
Tari Barong adalah tarian khas Bali yang berasal dari khazanah kebudayaan Pra-Hindu. Tarian ini menggambarkan pertarungan antara kebajikan (dharma) dan kebatilan (adharma). Wujud kebajikan dilakonkan oleh Barong, yaitu penari dengan kostum binatang berkaki empat, sementara wujud kebatilan dimainkan oleh Rangda, yaitu sosok yang menyeramkan dengan dua taring runcing di mulutnya.
Ada beberapa jenis Tari Barong yang biasa ditampilkan di Pulau Bali, di antaranya Barong Ket, Barong Bangkal (babi), Barong Macan, Barong Landung. Namun, di antara jenis-jenis Barong tersebut yang paling sering menjadi suguhan wisata adalah Barong Ket, atau Barong Keket yang memiliki kostum dan tarian cukup lengkap.
Kostum Barong Ket umumnya menggambarkan perpaduan antara singa, harimau, dan lembu. Di badannya dihiasi dengan ornamen dari kulit, potongan-potongan kaca cermin, dan juga dilengkapi bulu-bulu dari serat daun pandan. Barong ini dimainkan oleh dua penari (juru saluk/juru bapang): satu penari mengambil posisi di depan memainkan gerak kepala dan kaki depan Barong, sementara penari kedua berada di belakang memainkan kaki belakang dan ekor Barong.
Secara sekilas, Barong Ket tidak jauh berbeda dengan Barongsai yang biasa dipertunjukkan oleh masyarakat Cina. Hanya saja, cerita yang dimainkan dalam pertunjukan ini berbeda, yaitu cerita pertarungan antara Barong dan Rangda yang dilengkapi dengan tokoh-tokoh lainnya, seperti Kera (sahabat Barong), Dewi Kunti, Sadewa (anak Dewi Kunti), serta para pengikut Rangda.
2. Tanjung Benoa(activiti water sport)
Di Sini Anda Bisa Melakukan Aktivitas Water Sport Seperti..
Parasiling, Jet Sky, Banan Boat, Fly Fish, Donut Boat, Snorkling Only, Glass Battom Boat & Turtle Island, Wake Boarding, Water Sky, Ocean Walker.
3. Pandawa Beach
Pandawa Beach Ini Adalah Salah Satu Pantai Baru d Bali... Pandawa Beach Ini Selain Airnya Yang Biru, Pasirnya Pun Sangat Putih & Terdapat View Tebing Yang Sengaja d Belah Supaya Dapat Di Lalui ..
4. GWK
Garuda Wisnu Kencana
Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (Garuda Wisnu Kencana Cultural Park), disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter.Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut. Patung ini nantinya setelah selesai akan menjadi patung terbesar dunia dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter dan akan mengalahkan patung liberty. GWK ini merupakan mahakarya dari seniman Bali I Nyoman Nuarta yang berada di daerah Bali Selatan tepatnya di bukit Unggasan. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.
Di kawasan itu terdapat juga Patung Garuda yang tepat di belakang Plaza Wisnu adalah Garuda Plaza di mana patung setinggi 18 meter Garuda ditempatkan sementara. Pada saat ini, Garuda Plaza menjadi titik fokus dari sebuah lorong besar pilar berukir batu kapur yang mencakup lebih dari 4000 meter persegi luas ruang terbuka yaitu Lotus Pond. Pilar-pilar batu kapur kolosal dan monumental patung Lotus Pond Garuda membuat ruang yang sangat eksotis. Dengan kapasitas ruangan yang mampu menampung hingga 7000 orang, Lotus Pond telah mendapatkan reputasi yang baik sebagai tempat sempurna untuk mengadakan acara besar dan internasional.
Terdapat juga patung tangan Wisnu yang merupakan bagian dari patung Dewa Wisnu. Ini merupakan salah satu langkah lebih dekat untuk menyelesaikan patung Garuda Wisnu Kencana lengkap. Karya ini ditempatkan sementara di daerah Tirta Agung.
Terletak diatas dataraan tinggi batu kapur padas dan menatap kawasan wisata dipesisir selatan Bali, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park adalah jendela seni dan budaya Pulau Dewata yang memiliki latar belakang alami serta panorama yang sangat mengagumkan. Dengan jarak tempuh 15 menit dari Pelabuhan Udara dan kurang dari satu jam dari lokasi perhotelan utama, GWK menjadi salah satu tujuan utama untuk berbagai pertunjukan kesenian, pameran dan konferensi ataupun kunjungan santai bahkan kunjungan spiritual. Patung ini merupakan karya pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan Indonesia.
Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
Patung ini diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga apat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton, dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter. Jika pembangunannya selesai, patung ini akan menjadi patung terbesar di dunia dan mengalahkan Patung Liberty.
Kawasan seluas 250 hektar ini merangkum berbagai kegiatan seni budaya, tempat pertunjukan serta berbagai layanan tata boga. Sebagaimana istana-istana Bali pada jaman dahulu, pengunjung GW K akan menyaksikan kemegahan monumental dan kekhusukan spiritual yang mana kesemuanya disempurnakan dengan sentuhan modern dengan fasilitas dan pelayanan yang tepat guna. Kendatipun anda datang sebagai bagian dari ribuan pengunjung sebuah event kebudayaan ataupun seorang diri untuk menikmati sekedar hidangan ringan dan minuman sembari menyaksikan matahari terbenam, anda akan merasakan keindahan alam dan budaya Bali serta keramah-tamahan penduduknya.
5. Dreamland Beach.
Pantai yang mempesona di Bali tak hanya Kuta atau Sanur. Satu lagi yang mulai dilirik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara adalah Pantai Dreamland. Ya, dari namanya pantai ini memang menyajikan segala impian tentang keindahan pantai. Mulai dari hamparan pasirnya yang putih, hingga ombaknya yang bergulung-gulung besar sangat cocok untuk olahraga selancar (surfing). Tak hanya itu, pantai ini juga terletak di balik bukit, sehingga pemandangan alam sejak pertama kali menyusuri bukit ini terhampar begitu indah. Kawasan eksotis ini juga cukup dekat dengan obyek wisata religi di Bukit Pecatu, yaitu Pura Luhur Uluwatu yang telah dibangun sejak abad ke-11 Masehi.
Keberadaan
`Dreamland` sebetulnya menyimpan kisah kurang sedap di balik proses
pembangunannya. Pada awalnya, kawasan pantai ini merupaan daerah miskin
dengan pendapatan penduduknya dari bertani di lahan yang tandus. Kawasan
Selatan Pulau Bali memang dikenal sebagai daerah perbukitan kapur yang
tandus. Namun pada awal tahun 1990-an, dimulailah proyek pembangunan
kawasan ini oleh PT Bali Pecatu Graha (BPG). PT BPG mulai memborong 900
hektar tanah untuk disulap menjadi resor mahal dengan nama `Resor Pecatu
Indah`.
Sayangnya,
proses pembebasan lahan ternyata tidak berjalan mulus. Sebagian besar
tanah dibebaskan dengan harga yang sangat murah, bahkan tak sedikit yang
belum dibayar. Pada bulan Juni 1996, penduduk Desa Pecatu mulai
menuntut haknya ke DPRD Bali, dan pada Januari 1997 kepada anggota
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Denpasar. Tapi
tuntutan mereka tak mendapat hasil, sementara proyek BPG berjalan mulus.
Kendati merasa terpaksa atas pembebasan lahan mereka, akhirnya warga
Pecatu berharap proyek BPG kelak dapat menjamin masa depan mereka. Tentu
tidak lagi sebagai petani miskin, melainkan menjadi bagian dalam bisnis
jasa pariwisata. Itulah mengapa kawasan ini dinamai `Dreamland`, tanah
impian.
6. Padang-Padang Beach
Bali terkenal dengan pantainya yang menawan dan salah salah dari
pantai tersebut adalah Pantai Padang-Padang. Pantai ini berada di Jalan
Labuan Sait, Desa Petacu Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Pantai Padang-Padang merupakan salah satu objek wisata pantai yang
keindahannya tidak kalah dengan pantai pantai lain di Bali seperti :
Dreamland, kuta dan Nusa Dua. Pemandangan Pantai Padang-Padang sangat
indah dengan airnya yang jernih berwarna biru kehijauan, pasir putihnya
yang lembut dan suara gulungan ombak yang memecah pantai membuat tempat
ini saat cocok untuk tempat rekreasi, bersantai, berjemur dan selancar.Pantai ini mempunyai keunikan tersendiri bagi wisatawan yang datang, Dikelilingi oleh tebing batu karang yang kokoh. Untuk mencapai lokasi wisatawan harus melalui celah tebing karang yang hanya muat satu orang serta menuruni anak tangga satu bersatu untuk dapat mencapai tepi pantai, hal ini menjadikan satu hal yang menarik bagi wisatawan yang datang. Selain keunikan tersebut, di pantai ini wisatawan juga dapat melihat keindahan terumbu karang.
Pantai Padang-padang yang unik ini banyak menarik perhatian wisatawan mancanegara dan domestik. Pantai ini mulai ngetop sekitar tahun 1996-an sejak kelompok music Michael Learns To Rock mengambil pantai ini sebagai lokasi syuting dalam salah satu video klip mereka. Pantai Padang-padang ini makin tersohor lewat film 'Eat, Pray, Love' yang dibintangi aktris Hollywood, Julia Roberts yang juga mengambil lokasi syuting disini.
Pantai Padang-padang masih bersih, suasana yang sepi dan airnya yang jernih membuat betah lama-lama berenang dan bermain air di sini.
Jarak tempuh kelokasi Pantai Padang-padang kira kira 32 km dari kota Denpasar dan kurang lebih 45 menit perjalanan bila menggunakan kendaraan bermotor dari Bandara Ngurah Rai Bali.
Terdapat area parkir yang luas sebelum memasuki kawasan Pantai Padang-padang serta ada warung dan café menjual makanan dan minuman.
Bila anda ke Bali dan mencari pantai yang masih asri dan alami datanglah ke Pantai Padang-Padang ini.
7. Uluwatu Temple
Uluwatu, Pura di Ujung Terumbu Karang
Pura Uluwatu adalah Pura Hindu yang terletak di tepi tebing di bagian selatan semenanjung Bali. Pura ini adalah salah satu Pura Sad Kahyangan di Bali (enam kelompok besar Pura di Bali), terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung atau sekitar 25 km di selatan Kota Denpasar. Pura ini terletak pada terumbu karang, kira-kira sekitar 80 meter di atas permukaan laut. Terdapat pula hutan kering kecil yang sering disebut Alas Kekeran (hutan larangan) yang merupakan bagian dari Pura dan dihuni oleh banyak monyet dan hewan lainnya. Nama Uluwatu adalah berasal dari kata Ulu yang berarti kepala dan Watu berarti batu. Oleh karena itu Pura Uluwatu berarti Pura yang dibangun di ujung terumbu karang.Mpu Kuturan, seorang Pendeta Hindu dari Jawa, mendirikan Pura ini pada abad ke-10. Pada abad ke-15 Pendeta besar Danghyang Nirartha atau Danghyang Dwijendra, memilih Pura Uluwatu sebagai tempat terakhir di dunia, sejarah mencatat bahwa Danghyang Nirartha mencapai moksa (bersatu dengan Tuhan) ketika bermeditasi di Uluwatu. Legenda juga menyebutkan kepada kita bahwa Danghyang Nirartha adalah arsitek dari Pura-Pura yang indah, serta banyak Pura besar lainnya di Bali, Lombok, dan Sumbawa.
Di balik Meru utama (pagoda) pada Pura Uluwatu, terdapat sebuah patung batu gamping perwujudan Brahman yang memandang Samudera Hindia, dikatakan patung tersebut merupakan perwujudan dari Danghyang Nirartha. Di dalam komples Pura terdapat perahu yang diyakini sebagai milik Danghyang Nirartha ketika melakukan perjalanan dari Jawa.
Yang terkenal dari Pura Uluwatu adalah arsitektur yang luar biasa di batu karang hitam, dirancang indah dengan pemandangan spektakulernya. Terkenal tidak hanya karena posisinya yang unik, Uluwatu juga merupakan salah satu Pura tertua di Bali. Menjadi tempat berselancar yang populer untuk orang yang sangat berpengalaman, Uluwatu menawarkan sudut pandang yang indah untuk melihat matahari terbenam yang spektakuler. Warung-warung kecil berjajar di tebing menawarkan tempat nyaman untuk memandang Samudera Hindia yang luar biasa luas. Monyet menghuni Pura dan tebing dengan wajah penuh harap untuk pisang atau kacang dari para pengunjung.
Sangat mudah untuk menemukan Pura Uluwatu, di mana anda bisa sampai dengan segala jenis kendaraan.Terdapat jalan yang baik melewati desa Jimbaran dan pergi dengan satu jalan menuju Pura ini. Sekitar 45 menit dari Nusa Dua, atau 1 jam dari Kuta atau Tuban. Dari Nusa Dua, akan melalui jalan berbukit melewati Pecatu. Jika anda dari Kuta, maka anda akan melalui Kedonganan dan Jimbaran untuk membawa anda di sini.
8. Kecak Dance
Tari Kecak biasanya disebut sebagai tari "Cak" atau tari api (Fire Dance) merupakan tari pertunjukan masal atau hiburan dan cendrung sebagai sendratari yaitu seni drama dan tari karena seluruhnya menggambarkan seni peran dari "Lakon Pewayangan" seperti Rama Sita dan tidak secara khusus digunakan dalam ritual agama hindu seperti pemujaan, odalan dan upacara lainnya.
Bentuk - bentuk "Sakral" dalam tari kecak ini biasanya ditunjukan dalam hal kerauhan atau masolah yaitu kekebalan secara gaib sehingga tidak terbakar oleh api.
Keunikan.
Tidak seperti tari bali lainnya menggunakan gamelan sebagai musik pengiring tetapi dalam pementasan tari kecak ini hanya memadukan seni dari suara - suara mulut atau teriakan - teriakan seperti "cak cak ke cak cak ke" sehingga tari ini disebut tari kecak.
9. Jimbaran Dinner
Jimbaran seafood adalah tempat makan di tepi pantai dengan suasana yang romantis . Di sini anda akan merasakan suasana yang santai menikmati makanan di iringi deburan ombak pantai & lilin sebagai penerangan menjadikan suasana lebih romantis.. Lebih ok bila anda sedang honeymoon...







.jpg)
